WRT54GL (1st Impression & beta Testing)
Akhirnya, karena berbagai macam alasan akhirnya dipilihlah Router sebagai pemecah masalah bottleneck internet di warnet, bentuknya simple, powerful, dan warna paduan biru, hitamnya bikin router ini terkesan bandel. Tapi ya siapa tau umurnya tidak lama.
Belum lama datang langsung di flash menggunakan firmware DD-WRT, karena kurang membaca panduannya (sebenarnya tdk dibaca sama sekali malahan) setelah selesai upgrade langsung tidak dapat diakses, keringat dingin, mulai panas, kesal, panik, takut (takut ilang garansinya hehehe) akhirnya diputuskan untuk istiharat sejenak.
Dilanjutkan dengan membaca FAQ di website dd-wrt, disitu tertulis “Upgrade only with IE”. Alamak!!! hilanglah 600rb…, tapi coba di ping, tidak masalah, Routernya merespon, coba-coba dengan menekan tombol reset dibelakang, masih jg ga konek, akhirnya baca lagi dan mengikuti manual apabila mengalami gagal upgrade.
Yah normal deh akhirnya, muncul dengan sempurna. Wuuhuu tes lagi deh, akhirnya dipasang modem, setting sebentar… sebentar… agak lama… lama…. lama banget…. ga konek-konek internetnya -__-; bingunggggg… >_<.
Tanya sana tanya sini, minta sana minta sini, sini situ… sampai akhirnya coba-coba lagi sendiri akhirnya… koneklah internet warnet T_T capek.
di Modem disetting Bridging mode, dial melalui Router. dan DHCP off, Firewall off, W-LAN off, hampir semua fiture yg sebenarnya penting di off-kan. Hahaha soalnya kl di On koneksi langsung bermasalah (entah ga konek total, atau ada beberapa website yg tdk bs diakses, ga bs ping, ga bs dial, dll)

masih banyak lagi setting yg belum di optimalkan, mudah-mudahan masalah terpecahkan.

Tidur ah…





